Monday, February 23, 2015

Sebelum dan Sesudah Menikah Denganmu...

Suamiku sayang,
pengen nulis kalimat.. ga kerasa kita udah nikah 3 tahun lamanya, tapi kayaknya itu jadi kalimat klise karena 3 tahun bersamamu justru sangat terasa;))

Sebelum menikah denganmu, aku adalah perempuan yang naif atas hidup. Yang aku tahu hidup begitu baik padaku, keluarga yang utuh, teman yang banyak dan kehidupan akademis yang menyenangkan.

Sebelum menikah denganmu, tapi sedang berpacaran denganmu. ak baru tahu kalau hidup ada kala nya sangat menyakitkan dan menyedihkan. Konflik keluarga yang membuatku terjatuh sedalam dalamnya luka. teman yang ternyata baik di depan tapi menusuk dari belakang, stressor pendidikan kedokteran yang selalu membuatku berpikir bisa tidak aku mempelajarinya dengan baik. tapi untungnya..(ah aku orang jawa sekali ya, selalu memakai kata2 untung) ada Abang disampingku waktu itu.

Sebelum menikah denganmu, jatah uang orang tua bisa kuhabiskan  dalam beberapa waktu. Abang tau lah, aku anak perempuan satu satunya di keluarga. disuruh irit tapi susah, di suruh prihatin tapi lalu minta lagi;) meskipun sudah membaca tentang financial planner

Sebelum menikah denganmu, yang berputar di otakku adalah aku dan aku. ya, hanya kepentinganku. tidak ada orang lain didalamnya. egois ya? iya.. baru nyadar sekarang juga kalo dulu aku egois (dan masih dalam tahap untuk meguranginya sekarang). jarang berpikir tentang keluarga, tentang orang lain.

Sebelum menikah denganmu, aku adalah perempuan yang membedakan ketumbar dan merica saja, butuh waktu lama. MAsakan yang paling sering kumasak adalah mie instan;))

and everything change when we are married

Setelah menikah denganmu, aku yang naif ini mulai tahu bahwa hidup ini bermacam macam bentuknya.  kadang indah, kadang tidak. kadang kita di atas kadang di bawah. ada orang yang beruntung , tapi banyak juga yang tidak seberuntung kita. aku mempelajarinya darimu, dari buku yang dibaca, dari ceritamu dan dari pengalaman hidup yang kamu ceritakan.

Setelah menikah denganmu, aku tahu posisi profesiku sekarang bisa jadi lahan pahala yang besar buatku. Abang mengajariku untuk menganggap nya sebagai ibadah. Dan abang bahkan ridho jiika aku nantinya melanjutkan studi-ku. aku senang.. aku bahagia sampai kupu2 di perutku sering bergerak jika sedang membicarkan tentang studiku

Setelah menikah denganmu, aku tau keuangan keluarga harus diatur. bahwa ada tanggung jawab di dalamnya, ada amanah yang diemban.  masih jauh dari pintar dan sempurna, tapi yang aku tau Abang mengajariku ke arah yang baik dalam segi keuangan:) abang yang selalu memenuhi semuaa kebutuhanku, .. ah, andai kamu tahu Abang.. bisa makan batagor berdua saja itu sudah membuatku bahagia. tidak perlu rumah makan mewah yang membuat kita nyengir kuda saat keluar dari situ lalu sama sama mengomel karena mahal:))

Setelah menikah denganmu, aku tau sekarang kalo keju ada banyak jenisnya, kalo cake bisa dikukus, kalo  jengkol bisa disemur(dan enak rasanya) dan ternyata aku bisa membuat pizza sendiri di rumah. masak jadi kesukaanku sekarang, meskipun tiap menghadapakannya dihadapanmu aku selalu bertanya berapa nilainya, dan kalo kamu menilai dibawah 6, aku manyun sepanjang hari:)) abang pasrah banget di jadiin tester masakanku, tapi tetap dihabiskan.

Setelah menikah denganmu, siapa yang dipikirkan? tentu saja sekarang bukan aku dan aku lagi. ada 2 krucil yang menemani kita sekarang. dua2 nya membawa bagian diriku dan dirimu. Mereka mengisi pikiranku sekarang, hidupku selama 24 jam, tapi tidak ada beban. insya Allah karena mereka amanah yang menyenangkan untukku. satu mirip aku, satu mirip dirimu. lucu ya?ada makhluk lain yang mirip dengan kita. yang hidupnya sekarang bersama kita, yang jadi amanah kita untuk membentuknya menjadi manusia yang bermanfaat untuk orang lain.


Terima kasih abang...
setelah menikah denganmu aku bisa jadi perempuan yang tidak naif lagi akan hidup
setelah menikah denganmu aku jadi lebih baik dalam mengatur keuanganku, keuangan keluarga kita
setelah menikah denganmu, aku bisa memasak dengan cinta sebagai bumbu penyedapnya
setelah menikah denganmu, aku menjadi versi yang lebih baik..

3 tahun adalah waktu yang sangat terasa untukku karena membentukku menjadi anak, dokter, pasangan dan ibu yang baik.

dan itu semua terjadi, karena ada suamiku..karena ada abang bersamaku.


terima kasih...
mari sederhanakan cinta kita, dan merayakannya dengan baik;*


1 comment:

  1. Awww... sweet banget sih ruum
    hihihi bacanya jadi ikutan cwngar cengir nih rumm
    semoga langgeng terus sama si abang ya rumm

    salam buat 2 krucilsnya ☺☺☺

    ReplyDelete

open for comments^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...